Advertise Here
Promo Desember - Diskon 30%
Showing posts with label Pencabulan. Show all posts
Showing posts with label Pencabulan. Show all posts

Waduh, Guru Seksi ini Perkosa Murid Lelaki Bawah Umur

BRITHA.COM, AMERIKA SERIKAT - Megan Mahoney (24), guru cantik yang mengajar olahraga di sekolah terkenal, ditangkap polisi. Ia diduga 30 kali melakukan hubungan seksual dengan murid laki-lakinya.

Megan dipastikan melakukan “pemerkosaan”, karena korbannya masih di bawah umur. Ia melakukan hal tersebut hampir dua kali dalam sepekan.

Dilansir dari New York Post, murid laki-lakinya yang masih berumur 16 tahun itu bahkan pernah digaulinya dalam lingkungan sekolah.

Guru seksi ini juga didakwa melakukan pelecehan seksual dengan kata-kata dan perbuatan, termasuk oral seks yang kerap dilakukan selama mereka berhubungan.

Murid laki-lakinya itu mengakui, ia bertemu sang guru di ruang olahraga. Ia lantas meminta agar gurunya itu menjadi pelatihnya dalam bermain basket.

Hubungan mereka terus berlanjut dan meningkat sejak hari itu. Namun, ulah nakal keduanya ketahuan setelah pacar si murid laki-lakinya itu memergoki perbuatan mereka di sebuah restoran pizza.

Megan langsung mengundurkan diri dari sekolah tersebut. Guru-guru lainnya sebenarnya tahu hubungan mereka berdua.

Namun, karena kurang alat bukti, mereka belum melaporkannya. Megan kini harus menghadapi persidangan dengan ancaman empat tahun penjara karena perbuatannya. Ia kini masih bebas karena dijamin.
Source : TribunNews

[FOTO] Sungguh Tragis, Gadis ini Diperkosa Kakak Temannya Setelah Dugem

Ilustrasi Pemerkosaan Gadis Remaja
Bukan menjadi hal yang baru jika terdengar kabar anak gadis diperkosa hingga bertubi-tubi. Lebih-lebih jika mereka berkecimpung didunia hitam seperti yang sedang dialami gadis usia 15 tahun ini.

Bocah malang berinisial GF itu harus menanggung malu dan beban mental akibat pergaulannya yang terlalu dewasa. Dikota Semarang, Jawa Tengah, Ia dipaksa melayani nafsu bejat seorang pria, yang tak lain adalah kakak temannya sendiri.

Peristiwa tragis yang menimpa GF bermula saat dia diajak hura-hura (dugem) di sebuah kelab malam di Semarang oleh sabahatnya, ST (17), pada 4 November 2014 lalu. Kemudian mereka ikut dugem hingga dini hari.

Seperti dikutip dari : <a href="http://www.britha.com/2014/11/foto-sungguh-tragis-gadis-ini-diperkosa.html">www.britha.com</a>, Merasa kelelahan, sekitar pukul 03.00 dini hari mereka akhirnya memilih pulang ke rumah ST di daerah Pekunden Semarang untuk beristirahat. Menurut GF itu ide bagus dan langsung menyanggupi untuk tidur di rumah sahabat sejatinya itu.

Namun siapa sangka, rupanya kedatangan mereka telah ditunggu-tunggu oleh kakak ST bernama Adit, yang sangat kelaparan hingga detik-detik kehancuran masa depan GF mulai terasa.

Tau sendiri deh, ketika kucing lapar dikasih ikan asin pasti gak nolak.

Maklum, GF yang kondisinya pada saat itu sedang mabuk, ia merasa apa yang sedang terjadi saat itu seperti nyata atau tidak nyata. Hingga akhirnya si Adit, kakak teman korban tiba-tiba datang dan menyergap datang ke kamar tersebut dan mulai melucuti semua pakaian yang dikenakan GF.

Entah setan apa yang membisikkan si Adit hingga berani berbuat nekat dirumahnya sendiri meski ada sang adik yang juga berada dirumah pada saat itu.

"Pelaku memaksanya melakukan hubungan suami istri, saat itu kondisinya setengah sadar, ia tidak bisa melawan, " tutur kerabat korban yang enggan disebut namanya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang.

Setelah puas merenggut keperawanan si GF, Aditpun mulai gelisah akan ketahuan kelakuan bejatnya, hingga ia mengancam korban agar tidak menyebar luaskan berita ini termasuk kedua orang tuanya.

Akibat kejadian itu, GF pun mengalami trauma psikis dan kerap terlihat murung di rumahnya. Sikap korban yang tiba-tiba berubah itu membuat keluarga curiga. "Dirumah dia sering terlihat melamun dan menyendiri dikamar. Kalau dia tidak cerita, mungkin saya tidak pernah tahu, " imbuh kerabat korban lain.

Awalnya sang korban tak pernah menceritakan kejadian pahit yang menimpanya kepada siapapun. Namun, setelah beberapa hari berselang, keluarga akhirnya menaruh curiga melihat putrinya yang bertingkah tidak seperti biasanya. Hingga pada akhirnya, dengan rasa takut GF menceritakan kronologis kejadian yang barusaja menimpa dirinya.

Atas alasan itu, akhirnya pihak Keluarga GF yang merupakan warga Sendang Guwo, Tembalang Semarang melaporkan pelaku ke Mapolres Semarang, Jumat malam 7 November 2014.

Kini, kasus pemerkosaan itu telah dilaporkan dengan nomor perkara LP/B/1781/XI/2014/Jtg/Restabes di Polrestabes Semarang. Atas tindakannya, pelaku terancam dijerat Undang-undang perlindungan anak, mengingat usia GF yang masih 15 tahun
Source : Viva

Setelah Mencabuli Gadis Cilik, Kakek Usia Lanjut Bunuh Diri

Ilustrasi Gantung diri
Foto Britha - Ilustrasi Gantung Diri
BRITHA.COM, BANYUWANGI - Masih ingatkah Anda dengan gadis cilik Desy Lukitasari (12) yang diracun oleh seorang kakek usia lanjut?.

Juni Haryanto (61), kakek tua yang sangat mencintai Desy Lukitasari meski usianya yang masih kecil dan baru menduduki bangku Sekolah Dasar kelas 6.

Desy ditemukan tewas dengan luka bagian kepala di ladang tembakau, Jumat (26/9/2014) lalu. Sebelumnya, gadis yang masih duduk di kelas 6 SD tersebut dinyatakan hilang sejak Rabu (24/9/2014) lalu.

Masyarakat setempat yang merupakan salah satu tetangga Desy Lukitasari curiga dengan prilaku aneh Juni yang juga bersamaan  dengan hilangnya Dessy sehingga warga mengawasi rumah Juni Haryanto (61). Ketika Juni pulang, warga langsung memberondong pertanyaan seputar lenyapnya keberadaan Desy.

Membutuhkan waktu berjam-jam hingga keributan kecil, akhirnya Juni mengakui telah membawa korban ketengah ladang tembakau dan membunuhnya.

Saat ditemukan, kondisi mayat Desy sudah membengkak dengan luka di bagian kepala dekat mata. Ary menjelaskan ada dugaan pelaku menyetubuhi korban terlebih dahulu sebelum di bunuh.

Sementara itu, dokter Solahudin, dokter forensik RSUD Blambangan Kabupaten Banyuwangi menyatakan adanya racun tikus dalam tubuh korban serta memar di bagian kepala korban.

"Dari pemeriksaan, Juni mengaku cinta mati kepada Desy meskipun masih anak-anak. Agar tidak di miliki oleh orang lain Juni memilih mengakhiri nyawa Desy dengan onde-onde berisi racun," jelas Kapolsek Muncar, Kompol Ary Murtini.

Usai membunuh, kakek tua itu mendekam di sel blok C3 dengan status tahanan Polsek Muncar dan dipindah ke lapas sejak tanggal 2 Oktober 2014 lalu. Namun, pagi tadi sekitar pukul 5 pagi juni mengakhiri hidupnya melalui sobekan baju diikatkan dilehernya (gantung diri).

Dugaan sementara, aksi nekat yang dilakukan oleh kakek warga Kecamatan Muncar tersebut karena stress dan perasaan bersalah atas kasus yang menimpanya.

"Sekitar jam 3 pagi ada kontrol, korban masih dalam keadaan tidur dibawah lalu di suruh pindah ke atas termasuk saat kontrol setengah 5 pagi korban juga masih tidur. Namun, setengah jam kemudian tepatnya pukul 5 komandan regu kontrol lagi dan korban sudah ditemukan tergantung," ungkap dia.

Di dalam sel terdapat tiga orang dan tidak ada yang menyadari saat korban gantung diri. "Rekan satu sel nya masih tidur. Menurut pengakuan rekan satu sel, korban sempat diajak shalat Isya tapi menolak dan mengatakan belakangan saja. Sempat bangun jam 12 malam dan bercerita lalu tidur lagi," kata Marlik.

Jenazah Juni Haryanto langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Blambangan untuk diotopsi sebelum diserahkan ke pihak kepolisian dan keluarga.

Perkosa Tetangga, Pemuda Bogor Ngaku Dapat Bisikan Gaib

Ilustrasi Pemerkosaan
Foto Britha : Ilustrasi Pemerkosaan
BRITHA.COM, BOGOR - Pria asal Bogor ini nekat mencabuli dan memperkosa Janda muda pada malam hari di kediaman sang korban. Peristiwa ini menimbulkan banyak pertanyan. Pasalnya, pintu telah terkunci rapat namun lelaki berusia 24 tahun itu berhasil masuk tanpa merusak pintu maupun jendela kamar.

Pelaku bernama Ilafah yang merupakan tetangga sang korban ini mengaku sering mendapat bisikan dan secara tak sadar dirinya telah berada dirumah janda dan melumasinya. Ilafah warga Kampung Jampang, Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor itu mengaku sering keluar rumah dalam keadaan tak sadarkan diri.

"Saya setengah sadar, kaya ada yang bisikin di telinga. Setiap malam saya emang cuma pake kaos sama kolor aja kalau tidur," kata Ilafah di Mapolsek Sukaraja, Kamis (2/10/2014).

Pria yang bekerja sebagai pekerja bangunan ini mengaku dirinya sering mendapat bisikan gaib sejak berusia 10 tahun yang lalu.
"Pas saya masuk (rumah korban) kaya masuk rumah sendiri aja, Nggak ada kesulitan. Kebetulan pas di dalemnya gelap. Saya langsung tidur di sebelahnya (korban) dan langsung raba-raba," ungkapnya.

Berdasarkan informasi Kapolsek Sukaraja, Kompol Hida Tjhajono, pelaku ditangkap di kediamannya setelah mendapat laporan dari warga. "Dari keterangan sementara pelaku ada kepuasan tersendiri bila sudah melakukan aksi pencabulannya," jelas Hida di Mapolsek Sukaraja, Kamis (2/9/2014).

Berdasarkan bukti yang telah dikantongi, pelaku dicurigai sedang mendalami ilmu gaib, kini pihak kepolisian masih menelusuri lebih lanjut. "Kita masih melakukan pendalaman lebih lanjut, karena belum ada tanda-tanda mengarah kesitu (ilmu gaib)," tuturnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 289 KUHP juncto 290 tentang Pencabulan dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun. [:source:]